0857-2280-2211
contact@ideapreneur.id

Single Blog Title

This is a single blog caption
9 Okt 2014

Bandung bangun gedung ‘Star Trek’ untuk respons keluhan warga

//
Comments0
/

Pemerintah Kota Bandung mencanangkan pembangunan sebuah gedung terintegrasi teknologi modern yang ditargetkan selesai pada Januari 2015. Bangunan itu nantinya siap menampung seluruh keluhan masyarakat mengenai masalah perkotaan.

Bandung bangun gedung ‘Star Trek’ untuk respons keluhan warga

“Rencananya akan ada ruangan canggih di mana seluruh masalah perkotaan akan diputuskan di situ kaya Star Trek,” kata Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (3/10).

Ridwan mengatakan, bangunan yang didesain seperti dalam film ‘Star Trek’ itu berbentuk melingkar dengan dikelilingi komputer. Komputer itu nantinya siap menampung data seluruh keluhan masyarakat Bandung.

“Semua data kependudukan jalan rusak dan lain-lain itu ada ruangan digital, di mana keputusan-keputusan akan diambil berdasarkan analisa data. Kalau sekarang kan ingin tahu data aset kota Bandung harus cari dulu ke gudang. Sudah ada digital lebih gampang,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, selain untuk menyimpan data kota Bandung, bangunan itu juga merupakan bentuk jemput bola Pemkot Bandung sebagai salah satu kota paling cerewet di jagat maya Twitter. Keluhan netizen lewat aksi potong birokrasi yang dialamatkan via Twitter diharapkan semakin efektif.

Sistem jemput bola dengan membalas langsung mention-mention dari warga itu sejak Emil menjabat sudah dijalankan. “Saya mencoba mengikuti cara orang Bandung kebanyakan dalam berkomunikasi. Seharusnya, Twitter jangan lagi dipandang sebagai ranah pribadi. Kebanyakan orang masih menganggap Twitter itu memiliki nilai privasi,” kata Emil.

Menurutnya, ide itu muncul saat dia melakukan beberapa kunjungan ke sejumlah kota di Singapura dan Brazil. Oleh karena itu, dia sangat berharap ibu kota Jawa Barat itu dapat seperti kota-kota yang selama ini dikunjunginya.

“Ada komputer banyak, software data-data Bandung akan secanggih Rio De Janeiro,” terangnya.

Masih menurut Emil, saat ini rencana bangunan yang disebutnya sebagai Comment Center itu sedang dalam tahap pembahasan konstruksi. Pembangunan memakai anggaran tahun ini dan ditargetkan selesai Januari mendatang. (MerdekaCom)

“Software sendiri ada Rp 30 Miliar untuk sistem hardware dan software itu masih kecil. Rio De Janeiro itu Rp 150 miliar, karena Bandung pas-pasan segitu dulu,” kata dia.