Mengilhami IDE: Innovation, Design & Entrepreneurship

Ide Bisnis itu Ada di Uang

19

www.ideapreneur.id – Rupanya ada BISNIS baru yang dijalankan orang, salah satunya JUAL BELI UANG, tapi yang ini lain! Pagi ini saya temui adalah seorang bapak usia 50 tahunan berselempang tas hitam menawarkan JASA uniknya menyusuri rumah-rumah penduduk.

Dia menawarkan kepada siapa saja yang bersimpangan dengannya agar menukar UANG KERTAS SOBEK dan LECEK milik mereka dengan UANG KERTAS yang layak. Tentu dibayar lebih kecil beberapa persen dari nilai yang tercetak pada lembar uang kertas. Sekilas memang agak ragu untuk bertukar,  khawatir uang barteran itu UANG PALSU. Tapi saya perhatikan uang itu sama-sama sah secara hukum, dengan tes 3D (dilihat, diraba, diterawang).

Jika kita perhatikan pada film barat, uang dolar biasanya dalam kondisi mulus, dilipatpun hanya sekali saja di tengah-tengah. Ini lucu, berbeda dengan cowok narsis pra facebook yang menuliskan nomor telepon dan coretan pesan cinta di lembaran uang kertas yang sengaja diedarkan.

Pernahkah kita menukar uang yang tak layak edar ke bank?  Saya rasa di sekitar kita jarang sekali yang mau menukarkan uang jelek ke bank, seringkali dijatuhkan di kotak kencleng WC umum atau kotak amal di masjid.

Bapak penawar jasa tukar uang jelek itu tahu Prosedur Penukaran Uang Tidak Layak Edar. Sebab uang rusak yang dapat dikenali ciri-ciri keasliannya dan memenuhi kriteria penggantian uang rusak, bank wajib menukar uang rusak tersebut dengan uang layak edar sejumlah uang rusak yang ditukarkan. Bank menukarkan dengan nilai yang sama, bapak itu mendapat selisih keuntungan dari pembelian uang rusak.

 

Saya rasa bisnis jasa bapak tersebut bisa dimulai tanpa modal uang. Ketahui juga Prosedur Penukaran Uang Tidak Layak Edar yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, sebelum memulai bisnis ini atau hanya sekedar ingin menukarkan uang sobek untuk kepentingan sendiri. Dapatkan di halaman Free Download di situs ini.

Lalu teringatlah artikel TDW yang berjudul Uang Adalah Sebuah Ide. Saya kutip ya, selebihnya baca dari sumbernya. sebagai contoh ketika kita bawa uang rupiah ke amerika, mereka tidak menerima karena mereka tidak mempunyai ide terhadap apa yang kita tunjukkan.

Contoh:

Favorit saya tentang uang adalah sebuah ide, adalah cerita tentang BH..!! Ketika di dalam seminar saya tanya kepada peserta berapa harga BH obralan. Ada yang jawab Rp 3000,- kemudian saya bulatkan menjadi Rp 10.000,- (karena yang Rp 3000,- mungkin talinya kendur dan gampang lepas), kemudian saya ceritakan semisal BH tersebut dipakai oleh Pamela Anderson (Bintang film sexy dari Bay Watch) selama 10 menit, kemudian BH tersebut dilelang. http://www.ideapreneur.id

Apa yang terjadi? Ternyata BH tersebut harganya meningkat menjadi 10 juta bahkan 100 juta rupiah. Inilah yang namanya uang adalah sebuah ide. Dan ide datangnya dari benda diantara 2 telinga kita (tapi bukan hidung) yaitu otak.

Ide ini diproduksi dengan cara berfikir dan berfikir adalah gratis. Dan apabila berfikir adalah gratis sebaiknya kita berfikir besar.

Tetapi saya, tidak pernah menyetujui ide tukar menukar uang kertas.

Comments are closed.